Sudah kamu ketahui jika negara Vietnam meruapakan salah satu negara yang mempunyai tanah yang subu. Maka sudah tidak heran jika Vietnam ini dijuluki sebagai lumbung pada di Asia.
Meski begitu, namun tidak semua warga negara ini mengadu nasib menjadi seorang petani. Dalam beberapa tahun yang sudah lewat, terdapat satu usaha yang sedang naik daun di negara yang berbatasan dengan negara China ini.
Bisa dibilang sangat unik, ternyata usaha tersebut menawarkan jasa dari pernikahan palsu. Dari pihak penyedia jasa juga mampu menggelar sebuah pesta perniksahan palsu yang akan sesuai dengan permintaan klien yang lengkap dengan mempelai lelaki dan juga tamu undangan. Tentu saja, klien yang berminat pasti akan harus bersedia untuk membayar dengan nominal yang sudah ditentukan oleh orangnya.
Usaha yang dilakukan dari jasa pernikahan palsu ini bisa naik daun di negara Vietnam bukan tanpa alasan. Ternyata, jasa yang seperti ini banyak disewa oleh perempuan Vietnam yang putrinya mengandung diluar nikah.
Dilansir dari berita yang dimuat bila mengandung diluar nikah merupakan salah satu hal yang sangat tidak disukai dan hal tersebut tidak boleh terjadi oleh perempuan yang belum mempunyai suami di negara Vietnam. Namun begitu, hal tersebut sering kali terjadi di negara Vietnam.
Alhasil, banyak yang melakukan hal aborsi dengan sangat banyak orang yang melakukannya. Perempuan yang mengandung diluar nikah yang mau mengaborsi kandungannya dibandingkan dengan menanggung malu dengan apa yang sudah dilakukannya dan ini meruapkan hal yang sangat kental di masyarakat.
Jasa dari pernikahan palsu yang sudah hadir untuk mengetahui jawaban dari isu tersebut. Terdapat dari beberapa ibu dari perempuan yang mengandung diluar nikah untuk memutuskan agar tidak mengaborsi kandungan dari putrinya. Supaya tidak dikucilkan di kalangan masyarakat, maka mereka pun menggelar pernikahan yang palsu.
Biaya dari rencana untuk menyelenggarakan pernikahan palsu ini sangat beragam. Dari seorang pengusaha yang bernama Van Thien mengatakan, jika untuk paket VIP dikenakan biaya mencapai Rp 61,4 juta. Cukup mahal ya dengan tarif yang sudah ditentukan sama pihak tersebut.
Lebih jelasnya lagi ia juga menuturkan jika jasa pernikahan palsunya yang sudah menyewakan mempelai pria untuk lebih dari 1.000 perempuan di Vietnam dalam 10 tahun terakhir. Namun, tahun lalu Van Thien ini juga mempunyai pegawai sebanyak dari 1.000 orang yang dari kebanyakan orang yang berperan sebagai salah satu mempelai pria palsu dan juga tamu dari pernikahan.
Sangat mengejutkan, permintaan dari pernikahan palsu ini semakin bertambah. Van Thien juga mengatakan jika ia bisa menyelenggarakan mencapai 15 pernikahan dalam waktu satu bulan saja.
Jasa dari pernikahan palsu yang dimiliki oleh Van Thien ini bukanlah salahs atu yang ada di negara Vietnam. Bulan lalu, Ternyata AFP merilis sebuah laporan tentang perusahaan yang bernama Vinamost yang juga bergerak dalam bidang yang sama. Lantas, jasa dari pernikahan palsu mereka akan di hargai dengan US$ 1.500 sampai US$ 4.500.







Tidak ada komentar