Karung yang berisi mie instan ini mengapung di salah satu perairan Selayar, Sulawesi Selatan, ini diperkirakan warga uang sebanyak Rp 30 miliar, yang ternyata ikut tenggelam dalam mobil milik Bank dari Sulselbar yang berada di KM Lestari Maju.
Ternyata, duit tersebut berada dalam mobil box tersebut, dan dalam keadaan yang aman serta terjaga dengan baik. Dengan di jaga oleh dua orang petugas keamanan dan juga salah satu seorang supir.
1. Uang dalam keadaan segel pada saat di temukan
Uang yang ditemukan ini adalah uang yang akan digunakan untuk membayar gaji para aparat sipil negara dan BOS pemerintah dari Kabupaten Kepulauan Selayar juga dalam keadaan aman terkendali.
Duit yang masih tersegel dari dalam plastik ini juga disimpan di peti dan berada dalam keadaan yang tertutup.
2. Mie instan yang terapung dilaut di perkirakan uang Rp 30 M
Dengan bantahan Wahtu jika dugaan uang tersebut yang mengapung di laut tersebut adalah tidak benar. Ternyata yang disangka uang yang berada dalam bungkusan itu cuma bungkusan mie instan. Dengan klarifikasi ia menyebutkan mie instan tersebut yang mengapung bukan uang.
Dari Wahyu sendiri memberitahukan ada dua petugas yang sudah mengantar uang tersebut. yaitu dengan salah satu petugas keamanan dan juga bersama dengan seorang pengemudi. Dengan kejadian tersebut keduanya selamat.
3. Korban sudah berhasil untuk dievakuasi
Untuk saat ini semua penumpang dari KM Lestari Maju sudah berhasil untuk dievakuasi.
Korban yang telah meninggal dengan kejadian ini berdasarkan informasi dari Pengelolaan Data Informasi
Kebencanaan dan Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Kabupaten Bulukumba
Darfianmukri menyebutkan jika korban menjadi 33 orang.
Tiga di antaranya ternyata juga belum
diketahui identitasnya. Dari tiga jenazah tersebut adalah seorang anak
perempuan, seorang wanits yang diperkirakan berumur 50-60 tahun, dan
seorang pria dewasa.
Dengan resmi yang sudah tercatat di manifes itu hingga144
orang. Tapi kita telah mendapat informasi jika 20 orang naik tanpa menggunakan tiket. Kami evakuasi lebih dari manifes," tutur Marsudi.
Jumlah untuk penumpang KMP
Lestari Maju diperkirakan sebanyak yang berjumlah 164 orang. Jumlah tersebut ternyata lebih banyak
daripada catatan manifes yang dimiliki KMP Lestari Maju. Ternyata masih ada empat
orang yang dalam proses pencarian tim SAR hingga kini.
KM Lestari
Maju juga banyak menggalami kerusakan mesin dan kebocoran di lambung kiri kapal saat
berlayar di perairan Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/7)
pukul 14.30 WIB.
Dari kapal feri ini kemudian dikandaskan ke karang yang sudah berjarak sekitar satu kilometer dari daratan,
agar penumpang mudah dievakuasi. Kapal ini ternyata diduga sudah mengalami
kerusakan sebelum berlayar, karena memang sudah berusia tua.









Tidak ada komentar