Lobster memang menjadi salah satu hidangan yang mungkin bisa disantap untuk sehari-hari. Dengan rasa yang nikmat, dagingnya yang empuk, terasa sangat segar, akan tetapi harganya sangat mahal. Pernah tidak jika kamu bertanya-tanya, kenapa harga dari lobster yang ada di restoran begitu mahal? Asal kamu tau jika dulunya lobster merupakan makanan merakyat.
Dilansir dari beberapa berita, ternyata terdapat beberapa faktor yang berkontribusi yang akan membuat harga dari lobster ini sangat mahal. Apa saja sih?
1. Lobster sendiri merupakan hewan crustacean yang tumbuh dengan perlahan
Dengan mengembang biakkan lobster ini memang benar memakan waktu. Agar mencapai ukuran yang legal untuk diperjual belikan saja haris membutuhkan waktu sampai tujuh tahun lamanya! Jika kamu ingin memiliki loster yang lebih gede, maka kamu harus menunggu sampai 15-100 yahun lamanya. Yang harus kamu ketahui, jika semakin tua lobster maka akan semakin lambat dengan pertumbuhannya. Sebelum lobsternya gede kita sudah keburu tutup buku jika ternak lobster tersebut sampai ukuran besar.
2. Mudah terjangkit dengan penyakit yang menular
Faktor yang lain juga akan membuat lobster susah untuk berkembang biak karena mereka lebih dominan terkena penyakit seperti epizootic shell disease. Lobster yang mudah terjangkit bakteri ini yang kemudian akan merusak cangkang dengan perlahan atau akan makan daging tersebut. Luka tersebut maka akan benar merusak penampilan dari lobster sehingga tidak akan dapat lagi untuk diperjual di pasar. Bisa kamu bayangkan jika lobster yang sudah terkena bakteri bakteri dikolam tersebut, maka lobster yang lain akan tertular.
3. Bayi lobster ini ternyata belum tentu bisa bertahan hidup
Memang jika sekali bertelur maka akan menghasilkan kurang lebih dari 5.000 telur dan bisa lebih jika keadaan lobster tersebut semakin besar. Masalah akan muncul ketika telur ini telah menetas.Mereka juga akan mengapung pada permukaan air dan menjadi snack yang paling mudah untuk spesies laut lainnya. Maka dengan demikian jumlah dari mereka akan berkurang drastis. Lantas jika larva yang akan berganti kulit sampai empat kali, maka disitulah lobster akan menyerupai lobster yang dewasa dan akan turun kedasar laut agar bisa melindungi diri dari predator.
4. Lobster juga harus melewati beberapa tangan sebelum berpindah ke meja makan
Inilah yang ternyata membuat harga lobster menjadi benar-benar meroket. Lobster juga biasanya akan melewati dari beberapa tangan dari nelayan bila ingin sampai ke restoran. Proses dengan jual beli antar instansi yang akan membuat harga lobster menjadi tinggi. Belum dengan risiko pengiriman yang begitu tinggi. Lobster ini yang belum tentu bertahan hidup ketika sampai ke tempat tujuan. Proses dari pengiriman juga harus diperhatikan agar lobster yang disajikan akan tetap fresh.
Nahhh, jika kamu merasakan makan lobster yang dagingnya keras seperti karet, maka lobster tersebut sudah tidak segar lagi. Untuk sekarang sudah tau kan kenapa makanan mewah ini menjadi begitu lebih mahal dibandingkan dengan makanan laut lainnya?










Tidak ada komentar