Karena tidak mempunyai pilihan, seorang ibu yang ada di Afganistan terpaksa menjual anak perempuannya yang berusia enam tahun.
Dikutip dari laman CNN, perempuan yang bernama Mamareen ini menjual anak perempuannya yang bernama Akila Lantaran tidak kuasa menahan rasa lapar.
Hal inilah yang terparah dengan kondisi Afganistan yang masih tidak menentu. Masalah pada iklim juga akan mempengaruhi hasil panen warga yang akan selalu gagal.
Tepatnya yang ada di kota Herta, CNN telah datang mengunjungi Mamareen untuk berbagi kisah. Ia juga bercerita jika dirinya menjual Akila sekitar Rp 46 juta pada seorang lelaki yang bernama Najamuddin.
Pria yang tinggal di Afganistan ini sengaja membeli Akila untuk dinikahkan kelak pada anak laki-lakinya yang bernama Sher Agha yang baru berusia 10 tahun. Mamaren juga menyebut jika ekonomi benar-benar sangat hancur dalam hidupnya. Ia kelaparan, begitu dengan Akila. Maka dari itu ia lepas dari kondisi ini.
Saya juga sengaja meninggalkan desa dan juga kampung halaman karena kekeringan sangat parah yang telah melanda di desa kami, ujar dari Mamareen. Ketika pindah, saya yang berharap mendapat bantuan dari sini. Namun itu salah. Saya pun semakin mengalami kesulitan.
Mamaren juga menyebutkan jika sang putri belum mengetahui jika dirinya akan dijual oleh ibu kandungnya sendiri. Ia juga belum tahu soal rencana ini. Ia juga masih anak-anak, pastinya tidak punya pilihan. Siapa sih yang tega jika menjual anaknya kepada orang lain. Akan tetapi itu adalah pilihan.
Jual Keperawanan Anak Kandung Senilai Rp 353 Juta
Beda dengan kasur Mamaren, seorang ibu yang tinggal di Rusia ditahan oleh pihak kepolisian setempat setelah mengaku jika dirinya hendak menjual keperawanan putrinya yang baru berusia 13 tahun kepada lelaki kaya.
Dikutip oleh laman Daily Mail, polisi juga menahan Irina Gladikh yang telah diketahui berprofesi sebagai agen real estat. Tidak hanya Gladikh, polisi juga akan menahan seorang perempuan lain.
Bersama dengan perempuan tersebut, Irina Gladikh juga akan membawa anaknya pergi ke Moskow, Rusia dari kota Chelyabinks. Rencananya, remaja yang masih bau kencur ini akan dijual kepada lelaki hidung belang dengan harga 1,5 juta rubel setara dengan Rp 353 juta.
Hal ini telah disampaikan oleh pihak yang berwenang setelah menginterogasi perempuan tersebut. Ketika itu saya yang membawa anak saya untuk terbang ke Moskow hanya untuk mencari anak orang kaya yang ingin membeli keperawanannya. Ujar Gladikh.
Gladikh juga ditangkap oleh pihak kepolisian setelah dilakukan penggerebekan yang ada di salah satu restoran di kota tersebut. Penangkapan ini dilakukan karena pihak yang memesan adalah pihak polisi sendiri. Anggota dari kepolisian yang menyamar menjadi pelanggan setelah sebelmnya transaksi yang dilakukan melalui media sosial.
Gladikh dan juga temannya ditangkap usai menerima uang tunai senilai 1,5 juta rubel. Sementara sang ibu dari anak kandung nya ini telah ditangkap, remaja itu pun langsung diabawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan medis.






Tidak ada komentar