Terdapat banyak bunya yang mekar ketika sedang musim semi seperti pada sakuran yang ada di Jepang. Sedangkan pada iklim tropis bunya Tabebuya yang sempat viral akan berbunga di musim penghujung tahun. Setiap bunga maka akan mekar sesuai dengan musimnya. Seperti bunga Desember satu ini.
Mesti dijuluki sebagai bunga Desember, akan tetapi biasanya sudah mekar pada bulan November sampai dengan Januari. Bunya satu ini yang berasal dari umbi-umbian, yang berwarna merah dan mempunyai cara yang unik untuk bisa beradaptasi terhadap iklim yang kering. Inilah beberapa fakta mengenai bunga Desember yang mesti kamu ketahui.
1. Bunga berumbi pada daerah tropis
Scadoxus multiflorus yang disebut sebagai bunga Desember karena akan mekar pada bulan Desember. Akan tetapi, ada yang akan mekar pada bulan November sampai Januari. Sedangkan bahasa internasional juga menyebutkan jika Blood Lilu ini karena memiliki warna merah yang terang.
Bunga yang diketahui berasal dari Afrika ini termasuk salah satu bunga majemuk, sehingga kuntum bunganya ini akan terlihat seperti pada bola ketika sudah mekar.
2. Merah merekahnya bisa menjadi indikator iklim setempat
Bunga yang hanya mekar pada satu kali dalam satu tahun ini, yaitu ketika musim penghujan. Maka tidak heran jika digunakan sebagai indikator iklim. Ketika sudah memasuki musim penghujan, untuk itu akan tumbuh tunas dan bakal bunga.
Sedangkan, ketika musim kemarau hanya akan berupa umbi yang ada di dalam tanah dan juga tanpa tunas maupun daun. Hal ini merupakan cara beradaptasi untuk bisa mengurangi transpirasi.
3. Bunganya yang indah, umbinya berfaedah
Bukan bunganya yang indah dengan warna merah yang bisa dimanfaatkan sebagai tanaman hias. Umbinya juga bisa digunakan sebagai obat herbal. Umbi bunga yang sangat dipercaya mengandung flavonoida, polifenol, dan juga saponin untuk mengobati serta membunuh banyak bakteri pada luka bakar.
Caranya juga cukup mudah, hanya dengan cara menghaluskan umbi yang masuh segar dan menempelkannya pada bagian yang terluka.
4. Daunnya juga bisa menginspirasi karya seni
Bukan hanya bermanfaat untuk menunjukkkan iklim dan juga kesehatan, namun daun bunga Desember ini juga bisa menginspirasi dalam pembuatan karya seni. Karya seni yang berupa daun bunga Desember yang terbuat dari stainles steel dan juga berada di Grand Artos Hotel dan Convention Magelang.
Ukurannya juga mencapai panjang 460cm dan lebarnya 110cm, Hal ini yang menunjukkan karya seni yang akan berada di lobi hotel mendapatkan penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia yang mendunia pada bidang karya seni.
Karya sini ini merupakan karya dari Ivan Sagita dengan tema Pertumbuhan dan Perkembangan. Ide tersebut juga didasari oleh dilosofi bunga Desember.
5. Akan dijadikan sebagai bunga Hari Jadi Banyuwangi
Banyuwangi memang merupakan salah satu kabupaten yang ada di Jawa Timur dengan potensi wisata yang sangat menjanjikan hendak menjadikan bunga Desember ini sebagai bunga HARJABA. Pasalnya, tanggal 18 Desember ini diperingati sebagai hari jadi dari Kabupaten Banyuwangi.
Wah, ternyata banyak manfaat dan inspirasi yang muncul dari bunga Desember. Bahkan daun, bunga dan juga umbinya bisa bermanfaat bagi kesehatan. Bunga ini biasa juga tumbuh dengan lar dan bergerombol sesuai dengan jumlah pada umbinya.
Jika ingin membudidayakan juga cukup mudah, namun jangan menyiramnya terlalu sering dengan air yang banyak. Meski akan mekar ketika musim hujan, bukan berarti akan membutuhkan banyak air. Jika banyak air maka dapat membuat umbinya membusuk.











Tidak ada komentar