Mantan dari Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjanama Pernama atas sering dipanggil dengan nama Ahok berencana menekuni bisnis perminyakan, bukan hanya menjadi presenter talk show, ketika bebas dari tahanan pada Januari ini. Sebelum ia menjadi gubernur, Ahok memang seorang pengusaha.
Pengacara Ahok, Teguh Samudera menyebutkan, bisnis minyak tersebut memang sudah direnacakannya sejak lama.
Setelah bebas nanti, maka pak ahok akan menekuni bisnis perdagangan minyak seperti yang sudah pernah didiskusikan, kata Teguh yang menyebutkan pihaknya sedang mencari kantor di sekitar Bundaran HI.
Kantornya yang tidak terlalu besar namun cukup untuk beraktivitas. Sementara, dengan rencana menjadi pembawa acara, Teguh yang mengaku kliennya tersebut akan menjalani kontrak dengan salah satu stasiun televisi swasta.
Terkait dengan kemungkinan Ahok masuk ke dalam dunia politik, teguh juga mengatakan jika hal tersebut belum bisa memastikan hal tersebut. Namun hal tersebut tergantung kondisi dan juga situasi.
Mengenai politik, jika sudah pada waktunya dan akan kembali diperlukan untuk kepentingan nasional, demi negara dan juga bangsa, beliau pasti akan taat dan tidak akan menolak untuk kembali ke politik.
Mengenai Pernikahan?
Ketika ditanya mengenai renana pernikahan Basuki Tjahaja Purnama, Teguh juga belum bersedia untuk menjelaskan lebih lanjut mengenai hal tersebut.
Akan tetapi pada waktunya akan diinformasikan tentang rencana pernikahan Pak Ahok. Karena mengenai persoalan pendampingan ketika bebas dan mengenai perkawinan itu menyangkut hak privasi beliau maka dari itu kami juga tidak mau mendahulukan penjelasan dari beliau, kejelasan pengacara Ahok tersebut.
Sebelumnya, dari Kepala Biro Penerangan Masyarakay Divisi Humas Mabes Polri, dan Brigjen Pol Dedi Prasetyo yang menyatakan tidak ada penanganan khusus mengenal pengawal bebasnya mantas Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
Ahok yang akan bebas dan menghirup udara segar ketika usai menjalani masa tahanan di Mako Brimob, Kelapa Dua Depok, Jawa Barat, pada hari Kamis (24/1/2019).
Ahok yang dijadwalkan akan bebas dan kembali berkumpul dengan keluarganya pada 24 Januari 2019. Setelah bebas nanti, ia juga di jadwalkan menjadi pembicara seminar di sejumlah negara. Sejauh ini memang sudah 15 negara.
Ima yang menyebutkan jika 15 negara tersebut di Asia Tenggara, Australia, Hongkong, Jerman, Amerika Serikat, Jepang, Inggris, Korea Selatan, Selandia Baru, Taiwan, Belgia, Prancis, Kanada sampai Austria.
Dia menyebut jika mantan dari Bupati Belitung Timur itu rencananya akan mengisi seminar mengenai pengalamannya selama didalam sel.
Karena hal tersebut, Ima mengaku jika pihaknya tengah mengatur jadwal Ahok untuk bisa memenugi undangan tersebut. Lagi diatur bisa saja sebulan keluar negeri terus bali dan sebulannya akan keluar lagi.
Dari pihak pengundang, Imat menyebutkan jika dirinya terdiri dari beberapa pihak, ada WNI, orang luar negeri, mahasiswa dan juga university.







Tidak ada komentar