Ketika usai menjalani operasi digestif dan penyempitan lambung, pada 15 Januari 2019 yang lalu, kondisi Titi Wati, perempuan yang berasal dari Palang Karaya mengalami obesitas itu sudah mulai menunjukkan kemajuan.
Wakil Direktur RSUD Dorrys Sylvanus Palangka Raya Theodurus Sapta Atmaja ketika dihubungi telah mengungkapkan, ibu yang mempunyai kelebihan lemak mencapai 350 kilogram itu in sudah bisa mulai untuk berdiri.
Bisa dibilang operasi yang sukses, Titi Wati harus menghadapi kulit yang sangat kendur akibat bobot tubuhnya yang menyusut. Bisa terlihat dari tangan dan juga perutnya. Bagi ibu yang memiliki satu anak, berat badannya yang menyusut merupakan satu hal yang haurs disyukuri. Karena sedikit demi sedikit wanita yang beralamat di Jalan George Obis 25 Palangka Raya ini juga mengaku bisa melakukan aktivitas seperti sebelumnya.
Berikut inilah perubahan yang terjadi pada Titi Wati ketika selesai operasi pengecilan lambung.
1. Bisa Duduk dan Berdiri
Duduk dan juga berdiri merupakan jal sederhana yang kini bisa dilakukan oleh Titi saat ini. Meski dalam waktu yang masih pendek, dia bisa berdiri sekita 10 menit. Sedangkan posisi duduk yang telah dilakukan Titi sampai 20 menit. Pasalnya, sudah cukup lama ia hanya bisa tidur tengkurap. Titi juga merasakan leluasa bisa menggerakkan kedua tangannya.
Jika duduk alhamdulilah sudah normal. Belajar duduk juga tidak sakit lagi pinggangnya. Perempuan yang berusia 37 tahun ini juga mengaku badannya yang terasa ringan. Dia juga berjanji jika akan mengikuti semua anjuran yang sudah disarankan oleh dokter agar tubuhnya bisa kembali normal dan mengecil.
Misalnya hanya dengan makan bubur hanya dua sendok dan juga 89 gram ikan. Namun ia rela saya lakukan karena ingin sehat, bukan hanya suami dan anak juga sangat mendukung dengan kesembuhannya.
2. Bisa Tidur Dengan Terlentang
Bukan hanya duduk dan berdiri, ibu dari remaja ketika berusia 16 tahun itu kini sudah bisa tidur dengan terlentang. Hal yang dulunya sangat sulit untuk dilakukan Titi ketika beratnya mencapai 3,5 kuintal.
Meski begitu dokter yang sudah menjaganya ibu dari satu anak ini terlalu memaksakan dirinya. Saya sarnakan kepada dirinya untuk tetap berlatih namun jangan memaksakan diri, semampu yang bisa dilakukan.
3. Tingkat Gula Darah Mulai Menurun
Theodorus juga melihat jika tingkat gula darah dari Titi Wati yang semula tinggi, lantas kini sudah menurun dengan angka 150. Kondisi ini, jika sangat bagus jika pasien juga memiliki semangat untuk sembuh dan bisa segera melakkan aktivitasnya kembali.
Semua kemajuan yang memang terlihat pada Titi ketika ini tidak lepas dari keberhasilan operasi bedah digestif.
Operasi bedah memang merupakan operasi pengambilan sebagian lambung pasien sebanyak 50 sampai 60 persen. Diharapkan untuk kedepannya, pasien akan mampu menurunkan berat badan dari 15 kg sampai 25 kg untuk perbulannya.
4. Turunnya Nafsu Makan
Terdapat sebuah kisah lucu yang telah diungkapkan oleh perempuan pemilik badan besar ini ketika selesai operasi yang dijalani. Keinginan untuk makan juga tidak berlebihan kini sudah berkurang drastis.
Titi bahkan juga mengaku tidak mau lagi menyentuh dia makanan yang dulu nya menjadi favoritnya, bakso dan juga es jus. Cemilan inilah yang menemani ibu satu anak ini selama bertahun-tahin sampai membuat badannya melar.
Pada suatu sore, biasa pedagang bakso keliling yang berhenti di depan rumahnya. Karena merasa sudah langganan lama, maka sang pedagang kemudian menanyakan keadaan Titi Wati apakah mau membeli bakso. Titi juga mengatakan jika ia tidak akan lagi membeli baksonya.
5. Menu Diet Bubur dan Telur Rebus
Untuk bisa menjaga berat tubuhnya ketika ini, ada menu yang khusus yang harus dikomsumi Titi setiap harinya. Setiap pagi dimulai pada pukul 10.00 WIB, sang outri yang sudah menyiapkan dua biji telur orang-arik ditambahkan dengan air putih 100 miligram dan minum yogurt setengah botol yang isi 500 gram.
Dengan menu makan siang, atas anjuran yang diberikan oleh dokter disiapkan 2 sendik bubuk cair dan 80 gram ikan gabus yang sudah direbus.
Untuk makan malamnya sama dengan makan siang, untuk sekrang ini saya minum dua teguk air putih saja rasanya perut saya sudah merasa begah.











Tidak ada komentar