Presiden kita telah menyatakan jika Indonesia sudah mendukung perdamaian dan juga stabilitas di Semenanjung korea.
Presiden Jokowi juga menerima kunjungan kehormatan dari Perdana Menteri Korea Selatan dengan Wakil Menteri Korea Utara.
Asea Games yang merupakan satu momen yang penting harus tetap diperkokoh dengan perdamaian dan persahabtan dari kedua pihak. Itu yang diungkapkan oleh Jokowi dalam pertemuan antara kedua pihak.
1. Perdamaian Korea Utara dan Selatan yang ada di Asian Games 2018
Presiden Jokowi kala itu juga menyampaikan, jika Indonesia berharap untuk beberapa perkembangan positif yang akan terjadi pada belakangan ini juga dapat untuk ditindaklanjuti sehingga perdamaian antara Korea Selatan dan juga Korea Utara ini dapat segera tercipta.
Presiden juga turut mengapresiasi pembentukan dari kedua gabungan Korea pada waktu Asian Games 2018.
Pada Asian Games 2018, ternyata terdapat dari 58 atlet gabungan kedua pihaka untuk berpartisipasi untuk cabang olahraga bola basket perempuan, dayung dan juga kano.
Sementara itu, baik dari kedua pihak antara Korea Selatan dan juga Korea Utara ini juga akan mengirimkan kontingen yang jumlahnya tidak sedikit.
2. Jokowi juga titip salam untuk Kim Jong Un dan Presiden Moon Jae-in
Pada akhir pertemuan, presiden juga menitipkan salam kepada Presiden Moon Jae-in dan juga pemimpin dari Kim Jong Un yang tidak hadir secara langsing pada Upacara Pembukaan Asian Games 2018 di Jakarta.
Terlihat hadir dalam mendampingi Presidan Jokowi dalam pertemuan tersebut misalnya Menteri Koordinator dalam bidang pembangunan manusia dan juga kebudayaan Puan Maharani, Menteri dari Luar Negeri Retno Marsudi, bukan hanya mereka, Menteri dari Seketaris Negara Pratikno, dan juga Duta Besar RI untuk Korea Selaran Umar Hadi.
3. Momen yang bersejarah
Bukan hanya itu saja, Pembukaan dari Asian Games 2018 yang dibuka di Gelora Bung Karno pada Sabtu Malam ini menjadi salah satu momen yang bersejarah untuk bangsa Korea, karena kontingen Korea Selatan dan juga Korea Utara juga berparade dalam romgongan dengan membawa bendera Korea ini untuk Bersatu.
Dengan seisi Stadion Utama dari Gelora Bung Karno ini yang menjadi tempat salah satu upacara pembukaan sangat bergemuruh dengan tepukan yang sangat meriah ketika kontingen Korea yang akan memasuki lapangan stadion.
Atlet basket dari Putri Korea Selatan yang bernama Lim Yung-hui dan juga atlet sepak bola dari Korea Utara Ju Kyong-Chol akan secara bersama untuk memegang bendera Korea Untuk Bersatu.
Bukan hanya itu saja, mereka juga bergandengan tangan dan pastinya melambaikan tangan mereka.
Ini merupakan kedua kalinya dua negara Korea tampil secara bersama dalam satu bendera yang dilakukan di ajang olahraga internasional. Dalam upacara Olimpiade tersebut kedua negara ternyata tampil dibawah satu bendera.









Tidak ada komentar