Pastinya kamu tidak pernah menyangka jika beruntungnya kamu tinggal di Indonesia. Banyak yang mesti kamu syukuri karena terlahir di bumi pertiwi. Yang berada dekat di garis khatulistiwa, namun Indonesia beruntung mempunyai lahan yang amat subur dengan berbagai bumbu yang sangat menakjubkan.
Jika kamu salah satu orang yang menyempatkan traveling ke berbagai negara Asia yang lainnya, maka passtinya kamu akan menentukan fakta yang mengejutkan mengenai harga barang yang juga sangat berbeda. Misalnya yang ada di Korea Selatan.
Tempat besar produk dari Samsung ini terkenal dengan gaya hidupnya yang tingi. Terdapat banyak hal yang mengejutkan jika harus dibandingkan di Indonesia.
Penasaran? Inilah beberapa olahan makanan yang murah ada di Indonesia, namun sangat fantastis di Korea Selatan.
1. Pisang
Tidak perlu untuk mengeluarkan uang yang banyak, satu sisir pisang yang ada di Indonesia bisa kamu dapatkan dengan harga yang paling mahal Rp 25 ribu. Namun bagaimana di Korea Selatan? Jangankan dengan satu sisir pisang, dengan harga Rp 25 ribu kamu hanya bisa dapatkan dua biji saja.
Yupz, di Korea Selatan dalam jajaran 5 negera yang mengimpor pisang terbesar yang ada di dunia. Salah satu pasokan pisang ke Korea adalah Indonesia.
2. Kakao
Tidak hanya ada di Korea Selatan, Kakao ini juga dikenal sebagai 10 besar komoditi ekspor yang ada di Indonesia yang menyumbang pundi rupiah dalam jumlah yang tinggi, terutama selama 10 tahun terakhir. Bahan dasar dari pembuatan cokelat ini menjadi idaman untuk di setiap negara.
Di Indonesia, kakao ini dijual hanya Rp 30-50 ribu. Berbeda di Negeri Ginseng, yang harga jualnya menjapai 70 kali lipat yang lebih mahal. Karena kakao ini tidak dapat dibudidayakan di Korsel.
3. Bijih kopi
Berminat untuk membuka usaha di Korsel yang bisa ketemu oppa kesayangan kamu? Misalnya usaha jual beli kopi yang mesti kamu coba. Indonesia memang terkenal dengan kualitas kopinya yang internasional
4. Molase
Molase ini merupakan produk sampingan hasil dari pengolahan tebu menjadi gula. Sebotol molase yang ada di Korsel bisa dibeli kamu dengan harga Rp 150 ribu. Jika di Indonesia, molase ini hampir tidak diperjual belikan. Jika pun ada, harganya cuma berkisar Rp 10-25 ribu.
5. Malt
Tidak ada yang mengira jika salah satu barang yang banyak dikirim di Indonesia ke Korsel adalah malt. Malt ini merupakan biji-bijian yang sudah dijadikan sebagai krim.
Bisnis malt yang ada di negeri ginseng terbilang tidak terkenal. Namun, dari cara pengolahan malt yang ada di Korsel dijual dengan harga yang sangat fantastis dengan ratusan ribu untuk setiap kilonya.
6. Buah pala
Pastinya kamu pernah mendengar jika salah satu alasan Indonesia di jajah oleh bangsa asing disebabkan karena rempah-rempahnya? Ya, hal ini memang terbukti benar adanya. Salah satu rempah yang sering dicari adalah buah pala.
Indonesia memang negara penghasil buah yang terbaik. Bicara mengenai buah pala, Korea Selatan ini memang sangat minat dengan kualitas buah pala yang ada di Indonesia Timur. Buah pala ini juga merupakan barang yang mewah di Negeri Ginseng.
7. Sagu
Indonesia memang terkenal menjadi salah satu negara dengan hasil sagu yang terbaik. Tepung dari olahan batang rumbia ini bisa didapat 260 ribu won untuk perkilonya atau senilai dengan Rp 323 ribu. Pada Tanah Air sendiri, harga dari sekilo dagu ini berkisar sampai Rp 30 ribu.
Sagu juga dikenal sebagai tepung khas tropis yang dapat dibuat dengan berbagai jenis makanan, mie instan bahkan minuman. Tertarik tidak untuk membuka usaha ekspor sagu disana?
8. Ketumbar
Bumbu satu ini merupakan makanan khas dari Asia banget. Banyak yang diminati sebagai bahan penyebab rasa, bahkan di Korsel ketumbar ini mempunyai nilai jual yang sangat mahal.
Jika di Indonesia satu bungkus ketumbar ini hanya dihargai Rp 5.000 sampai 10ribu saja, maka berbeda di Korsel yang harganya hampir mencapai ratusan ribu. Tidak kamu bayangkan jika kamu menjadi jurangan ketumbar disana?
Perbedaan harga memang sangat signifikan ini sangat berpengaruh karena faktor geografis. Maka bersyukurlah jika tinggal di negara tropis, kamu juga bisa mendapatkan berbagai olahan makanan dengan cara yang sangat mudah dan tentunya memiliki harga yang murah. Maka dari itu, kapan kamu buka usaha jualan bahan olahan makanan di negeri Ginseng tersebut?













Tidak ada komentar