Home Top Ad

www.mtwpoker.com
porkaspoker Galau Poker Terpercaya
sayabola bola54 agen bola piala dunia 2018

Wanita Jepang Tinggalkan Tradisi Beri Cokelat Ketika Valentine

Share:


Wanita Jepang mulai mempertanyakan tradisi dari pemberian cokelat ketika Hari Valentine yang akan jatuh setiap 14 Februari. Untuk mereka, hal ini merupakan pemaksaan dalam memberikan hadiah.

Menjelang hari Valentine, negeri berjuluk ke "matahari terbit" ini mempunyai tradisi giri choco, yaitu kewajiban seseorang wanita memberika cokelat kepada rekan kerjanya di setiap perkantoran. Lantas, untuk setiap laki-laki diwajibkan untuk membalas pemberian si wanita tepat tanggal 14 Februari.

1.Giri choco kuran disukai karena banyak wanita mengatakan jika harga cokelatnya terlalu mahal



Dilansir oleh The Guardian, ternyata praktik hampir serupa kurang disukai oleh banyak kaum wanita karena pengeluarannya yang cukup tinggi. Berdasarkan jajak pendapat yang akan dilakukan oleh Matsuya Ginza, rata-rata wanita merogoh kocek lebih dari Rp 537 ribu untuk membeli cokelat ketika hari Valentine tiba. Sekitar Rp 486 ribu dialokasikan untuk lelaki yang mereka sayangi. Sementara untuk harga Rp 132 ribu yang akan dikeluarkan untuk keluarga dan juga rekan kerja.

2. Angka wanita yang ingin memberikan coklat masih tinggi 



Sulitnya menghapuskan giri choco yang tidak lepas dari tingginya angka wanita yang sudah terlanjur gengsi akibat tradisi yang sudah berlangsung selama dalam beberapa puluhan tahun ini.

Hasil dari survei lainnya, mengatakan jika lebih dari 60 persen akan memberikan cokelat pada 14 Februari. Lebih dari 56 persen mereka yang akan memberikan cokelat kepada keluarganya dan sekitar 36 persen akan memberikan cokelat kepada calon kekasihnya atau pria yang ia sayanggi.

3. Tren pemberian cokelat yang ada di lingkungan kerja sudah berlangsung sejak 1950



Memberi cokelat yang merupakan hadiah Valentine yang ada di lingkungan kerja mulai berkembang sejak pertengahan 1950. Kala itu, perusahaan cokelat dari Belgia Godvia memasang iklan di surat kabar yang mewajibkan pegawai wanita agar memberikan cokelat kepada rekan kerja lelakinya.

"Hari Valentine merupakan salah satu hal ketika orang menyampaikan perasaan yang sebenarnya, bukan hanya untuk membicarakan hubungan dalam kerja". Kata iklan ini sebagaimana telah dikutip oleh The Guardian.

4. Beberapa perusahaan akan melonggarkan tradisi dari diri choco


Baru-baru ini, ternyata beberapa perusahaan yang ada di Jepang mulai melonggarkan aturan tersebut yang memang sudah dilakukan sejak puluhan lamanya.

"Sebelum pelarangan, maka kita harus khawatir tentang seberapa banyak uang yang pantas untuk dibelanjakan untuk membeli cokelat. Artinya, kita juga bisa menarik garis batas siapa yang diberi cokelat dan berapa harga yang pantas. Maka ada baiknya kita tidak lagi mempunyai budaya memberi dengan paksaan" kata seorang pekerja yang memang sudah kami survei sebagaimana dari Japan Today.

Menurut kamu bagaimana? Kamu yang sering memberikan cokelat kepada pacar, teman dan orang yang kamu sayangi setuju tidak dengan artikel diatas yang sudah kita bahas?

Tidak ada komentar

Fakta-Fakta Perempuan Bunuh Diri di Mall Emporium Pluit, Melompat dari Lantai 4 sampai Izin ke Toilet

Agen Poker Online Seorang perempuan yang telah melakukan aksi nekat dengan cara bunuh diri di salah satu Mall Emporium Pluit, Penja...